Mengapa terdapat perbedaan halus pada lampu lalu lintas persimpangan di seluruh dunia?

Lampu lalu lintas persimpanganLampu lalu lintas di persimpangan biasanya berwarna merah, kuning, dan hijau, dengan sedikit variasi sesekali. Mengapa demikian? Qixiang Traffic, produsen sistem lampu lalu lintas, akan memberikan gambaran umum kepada Anda.

Sejak tahun 1830-an, lampu lalu lintas persimpangan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Pada tahun 1920, lampu lalu lintas persimpangan dengan warna merah, hijau, dan kuning diperkenalkan di jalan raya Detroit. Sistem persinyalan kereta api menjadi model untuk sistem ini. Pada dekade berikutnya, banyak lampu lalu lintas persimpangan dengan desain serupa muncul di jalan raya, tetapi warnanya tidak konsisten. Jalan raya Amerika saat itu dikelola swasta, dan pengemudi tentu saja bingung dengan warna lampu lalu lintas persimpangan yang berbeda yang digunakan di berbagai bagian jalan. Untuk memastikan keseragaman dan standardisasi sinyal lalu lintas, Administrasi Jalan Raya Federal menerbitkan manual perangkat kontrol lalu lintas standar pada tahun 1935 yang secara eksplisit menyatakan bahwa lampu merah, hijau, dan kuning adalah konfigurasi yang umum.

Setiap negara dan wilayah memiliki peraturan tersendiri mengenai penggunaan lampu lalu lintas persimpangan yang tepat, meskipun lampu tersebut ada di setiap jalan. Misalnya, ketika pejalan kaki menyeberang jalan, lampu lalu lintas persimpangan di negara saya berkedip hijau, merah, kuning, dan kuning berkedip, sedangkan di Eropa, urutan umumnya adalah hijau, kuning berkedip, kuning, dan merah. Lampu hijau, kuning, kuning berkedip, merah, dan lampu kuning dan merah berkedip bergantian digunakan di Jerman dan Republik Ceko. Selain itu, beberapa kota, seperti lampu lalu lintas terkenal di Berlin, mendesain lampu lalu lintas persimpangan pejalan kaki mereka agar menyerupai figur manusia yang sedang berjalan atau tidak bergerak.

Lampu lalu lintas Bogota, Kolombia

1. Ketidaksetaraan Budaya

Meskipun secara umum diterima bahwa lampu hijau harus digunakan saat bergerak dan lampu merah harus digunakan saat berhenti, beberapa negara memiliki perbedaan budaya dalam hal pemilihan warna. Misalnya, lampu hijau di negara tersebut mungkin memiliki sedikit warna kebiruan untuk menyesuaikan dengan konvensi linguistik karena warna hijau di Jepang sering disebut sebagai "sian" (yang mencakup rentang biru-hijau dalam bahasa Jepang).

2. Strategi dan Administrasi

a. Faktor Sejarah dan Budaya: Dalam perencanaan, kota-kota yang sedang berkembang menggunakan ide dan teknologi mutakhir, memilih jenis lampu lalu lintas persimpangan yang baru; berbagai kota menciptakan berbagai jenis lampu lalu lintas persimpangan sesuai dengan ciri khasnya masing-masing.

b. Filosofi dan Tujuan Manajemen: Sementara beberapa kota memprioritaskan keselamatan lalu lintas dengan memperpanjang waktu jeda dan meningkatkan sistem peringatan, kota-kota lain memprioritaskan efisiensi lalu lintas dengan memasang lampu lalu lintas di persimpangan untuk meningkatkan kecepatan dan kelancaran arus kendaraan.

3. Kemajuan dalam Implementasi Kebijakan

Terdapat variasi regional dalam desain dan pengoperasian lampu lalu lintas di persimpangan karena departemen manajemen lalu lintas menerapkan kebijakan dan mempromosikan teknologi baru dengan kecepatan yang berbeda.

Produsen sistem sinyal lalu lintasQixiang Traffic menyambut pelanggan dari seluruh dunia untuk menyesuaikan lampu lalu lintas persimpangan mereka sendiri! Anda dapat mendesain dan mengubah setiap aspek model, mulai dari metode kontrol hingga material bodi lampu dan modul tampilan, baik itu model khusus untuk bagian jalan tertentu, model khusus jalan raya, atau model persimpangan standar.


Waktu posting: 27 Januari 2026