Lampu lalu lintasRambu lalu lintas merupakan alat penting untuk memperkuat manajemen lalu lintas jalan, mengurangi kecelakaan lalu lintas, meningkatkan efisiensi jalan, dan memperbaiki kondisi lalu lintas. Hari ini, produsen rambu lalu lintas Qixiang akan mengulas berbagai klasifikasi dan fungsinya.
Mulai dari pemilihan chip hingga produk jadi, Qixiang melakukan pengujian ketat pada setiap lampu lalu lintas, menghasilkan masa pakai rata-rata melebihi 50.000 jam. Baik itu sistem koordinasi cerdaslampu lalu lintasBaik untuk jalan arteri perkotaan maupun produk ekonomis untuk jalan pedesaan, semuanya menawarkan kualitas kelas atas tanpa harga premium.
Klasifikasi dan Fungsi
1. Sinyal Lampu Hijau
Lampu hijau adalah sinyal yang mengizinkan lalu lintas. Saat berwarna hijau, kendaraan dan pejalan kaki diperbolehkan untuk lewat. Namun, kendaraan yang berbelok tidak boleh menghalangi kendaraan dan pejalan kaki yang berjalan lurus ke depan.
2. Sinyal Lampu Merah
Lampu merah adalah sinyal mutlak yang melarang lalu lintas. Saat berwarna merah, kendaraan dilarang menyalip. Kendaraan yang berbelok ke kanan boleh menyalip asalkan tidak menghalangi kendaraan dan pejalan kaki yang berjalan di depan.
3. Sinyal Lampu Kuning
Saat lampu kuning menyala, kendaraan yang telah melewati garis berhenti boleh terus melaju.
4. Lampu Peringatan Berkedip
Lampu kuning yang berkedip terus-menerus ini mengingatkan kendaraan dan pejalan kaki untuk melihat ke luar dan hanya menyeberang ketika mereka yakin aman. Lampu ini tidak mengatur arus lalu lintas atau memberi jalan. Beberapa lampu digantung di atas persimpangan, sementara yang lain, ketika lampu lalu lintas tidak beroperasi di malam hari, hanya menggunakan lampu kuning dan lampu berkedip untuk memperingatkan kendaraan dan pejalan kaki tentang persimpangan di depan dan untuk melanjutkan dengan hati-hati, mengamati dengan saksama, dan menyeberang dengan aman. Di persimpangan dengan lampu peringatan berkedip, kendaraan dan pejalan kaki harus mematuhi peraturan keselamatan dan mengikuti aturan untuk persimpangan tanpa sinyal atau rambu lalu lintas.
5. Lampu Sinyal Arah
Lampu sein adalah lampu khusus yang digunakan untuk menunjukkan arah perjalanan kendaraan bermotor. Panah yang berbeda menunjukkan apakah kendaraan tersebut berjalan lurus, berbelok kiri, atau berbelok kanan. Lampu sein terdiri dari pola panah merah, kuning, dan hijau.
6. Sinyal Lampu Jalur
Lampu lajur terdiri dari panah hijau dan palang merah. Lampu ini dipasang pada lajur yang dapat diatur dan hanya berfungsi untuk lajur yang dituju. Ketika panah hijau menyala, kendaraan di lajur tersebut diperbolehkan untuk menyalip dari arah yang ditunjukkan; ketika palang merah atau panah menyala, kendaraan di lajur tersebut dilarang menyalip.
7. Sinyal Lampu Penyeberangan Pejalan Kaki
Lampu penyeberangan pejalan kaki terdiri dari lampu merah dan hijau. Cermin lampu merah menampilkan sosok berdiri, sedangkan cermin lampu hijau menampilkan sosok berjalan. Lampu penyeberangan pejalan kaki dipasang di kedua ujung penyeberangan di persimpangan penting dengan lalu lintas pejalan kaki yang padat. Kepala lampu menghadap ke jalan dan tegak lurus terhadap tengah jalan.
Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memilih lampu lalu lintas, jangan ragu untukHubungi kamiKami akan memberikan rencana dan penawaran terperinci sesegera mungkin. Kami berharap dapat menjadi mitra terpercaya Anda di industri infrastruktur transportasi.
Waktu posting: 05-Agustus-2025

