Saat ini,Lampu lalu lintas LEDDi seluruh dunia, warna merah, kuning, dan hijau digunakan. Pemilihan ini didasarkan pada sifat optik dan psikologi manusia. Praktik telah membuktikan bahwa merah, kuning, dan hijau, warna yang paling mudah diperhatikan dan memiliki jangkauan terjauh, mewakili makna spesifik dan paling efektif sebagai sinyal lampu lalu lintas. Hari ini, produsen lampu lalu lintas Qixiang akan memberikan pengenalan singkat tentang warna-warna ini.
(1) Cahaya merah: Dalam jarak yang sama, cahaya merah adalah yang paling terlihat. Secara psikologis juga dikaitkan dengan “api” dan “darah,” sehingga menimbulkan rasa bahaya. Di antara semua cahaya tampak, cahaya merah memiliki panjang gelombang terpanjang dan sangat sugestif serta mudah dikenali. Cahaya merah memiliki hamburan rendah di medium dan kemampuan transmisi yang kuat. Terutama pada hari berkabut dan ketika transmisi atmosfer rendah, cahaya merah paling mudah dideteksi. Oleh karena itu, cahaya merah digunakan sebagai sinyal untuk berhenti lewat.
(2) Cahaya kuning: Panjang gelombang cahaya kuning adalah yang kedua setelah merah dan oranye, dan memiliki kemampuan transmisi cahaya yang lebih besar. Kuning juga dapat membuat orang merasa berbahaya, tetapi tidak sekuat merah. Makna umumnya adalah “bahaya” dan “hati-hati”. Sering digunakan untuk menunjukkan sinyal “peringatan”. Pada lampu lalu lintas, cahaya kuning digunakan sebagai sinyal transisi, dan fungsi utamanya adalah untuk memperingatkan pengemudi bahwa “lampu merah akan segera menyala” dan “dilarang lewat”. Dll.
(3) Lampu hijau: Lampu hijau digunakan sebagai sinyal untuk “memberi jalan” terutama karena lampu hijau memiliki kontras terbaik dengan lampu merah dan mudah dikenali. Pada saat yang sama, panjang gelombang lampu hijau hanya kalah dari merah, oranye, dan kuning, dan jarak pandangnya lebih jauh. Selain itu, warna hijau membuat orang teringat akan hijaunya alam yang rimbun, sehingga menciptakan rasa nyaman, tenang, dan aman. Orang sering merasa bahwa warna hijau lampu lalu lintas agak kebiruan. Hal ini karena menurut penelitian medis, mendesain lampu hijau secara artifisial dapat meningkatkan kemampuan membedakan warna pada orang dengan kekurangan warna.
Mengapa menggunakan warna alih-alih tanda lain:
Waktu reaksi pemilihan warna cepat, warna tersebut memiliki persyaratan rendah untuk penglihatan pengemudi, dan merupakan warna yang digunakan paling awal.lampu lalu lintas.
Mengapa menggunakan warna merah, kuning, dan hijau: Ketiga warna ini dapat mewakili lebih banyak kondisi lalu lintas, merah dan hijau, kuning dan biru adalah warna antagonis yang tidak mudah membingungkan, dan merah serta kuning memiliki makna budaya sebagai peringatan.
Mengapa lampu lalu lintas ditempatkan dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah? Karena lebih sesuai dengan urutan arah dalam budaya, sesuai dengan kebiasaan berbahasa kita, dan sesuai dengan arah tangan dominan kebanyakan orang. Metode apa yang dapat membantu mencegah buta warna saat mengemudi? Penempatan tetap, mengubah kecerahan lampu lalu lintas, dan menambahkan warna biru ke hijau.
Mengapa sebagian lampu berkedip sementara yang lain tidak? Lampu yang menunjukkan arus lalu lintas tidak perlu berkedip; lampu yang memperingatkan pengemudi tentang lalu lintas di depan perlu berkedip.
Mengapa kedipan menarik perhatian? Warna lebih mudah dikenali di bidang pandang sentral, tetapi kurang mudah dikenali di bidang pandang perifer. Informasi gerakan, seperti kedipan, lebih mudah dikenali dan lebih cepat di bidang pandang perifer, sehingga menarik perhatian lebih besar.
Selama bertahun-tahun,Lampu lalu lintas QixiangTelah banyak digunakan dalam berbagai skenario, termasuk jalan arteri perkotaan, jalan raya, kampus, dan tempat wisata, berkat kinerja yang stabil, umur pakai yang panjang, dan kemampuan adaptasi yang sangat baik, sehingga mendapatkan pengakuan yang luas dari pelanggan. Kami menyambut minat Anda dan dengan senang hati akan menghubungi kami.
Waktu posting: 12 Agustus 2025

