Kerucut lalu lintasKerucut lalu lintas adalah pemandangan umum di jalan raya dan jalan tol kita. Kerucut ini merupakan alat penting untuk mengatur arus lalu lintas, memberikan panduan sementara, dan memastikan keselamatan pengendara dan pejalan kaki. Tetapi pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana kerucut oranye terang ini dibuat? Dalam artikel ini, kita akan melihat lebih dekat proses produksi kerucut lalu lintas.
1. Materi seleksi
Langkah pertama dalam pembuatan kerucut lalu lintas adalah pemilihan material. Material yang paling umum digunakan adalah termoplastik berkualitas tinggi yang disebut polivinil klorida (PVC). PVC dikenal karena daya tahannya, fleksibilitasnya, dan kemampuannya untuk tahan terhadap kondisi cuaca buruk. Selain itu, PVC juga ringan dan mudah diangkut serta dipasang di jalan.
2. Proses pencetakan injeksi
Setelah bahan baku dipilih, bahan tersebut dilelehkan dan dibentuk menjadi kerucut menggunakan proses pencetakan injeksi. Pencetakan injeksi melibatkan pemanasan PVC hingga menjadi cairan dan menyuntikkannya ke dalam rongga cetakan yang berbentuk seperti kerucut lalu lintas. Metode ini memungkinkan produksi massal kerucut lalu lintas dengan kualitas dan akurasi yang konsisten.
3. Memperbaiki kerusakan
Setelah PVC mendingin dan mengeras di dalam cetakan, kerucut yang baru terbentuk menjalani proses pemangkasan. Pemangkasan melibatkan penghilangan material berlebih atau ketidaksempurnaan dari permukaan kerucut. Langkah ini memastikan bahwa kerucut memiliki permukaan yang halus dan siap untuk tahap produksi selanjutnya.
4. Pita reflektif aplikasi
Selanjutnya adalah pemasangan pita reflektif. Pita reflektif merupakan komponen penting dari kerucut lalu lintas karena meningkatkan visibilitas, terutama pada malam hari atau dalam kondisi cahaya redup. Pita ini biasanya terbuat dari bahan prisma intensitas tinggi (HIP) atau manik-manik kaca, yang memiliki sifat reflektivitas yang sangat baik. Pita ini dipasang di bagian atas kerucut dan terkadang juga di bagian bawahnya.
Pita reflektif dapat diaplikasikan pada kerucut secara manual atau menggunakan mesin khusus. Ketelitian dan penyelarasan pita yang cermat sangat penting untuk memastikan visibilitas dan efektivitas maksimal. Pita tersebut menempel dengan aman pada kerucut untuk menahan cuaca dan memastikan visibilitas yang tahan lama.
5. Kontrol kualitas
Setelah pita reflektif dipasang, kerucut diperiksa untuk kontrol kualitas. Langkah ini meliputi pemeriksaan cacat seperti permukaan yang tidak rata, gelembung udara, atau penempatan pita yang salah. Kerucut apa pun yang tidak memenuhi standar yang dibutuhkan akan ditolak dan dikembalikan untuk penyesuaian lebih lanjut atau mungkin didaur ulang.
6. Pengemasan dan distribusi
Tahap akhir dari proses produksi adalah pengemasan dan distribusi. Kerucut lalu lintas ditumpuk dengan rapi, biasanya dalam kelompok 20 atau 25 buah, dan dikemas agar mudah dikirim dan disimpan. Bahan kemasan dapat bervariasi tetapi biasanya termasuk plastik pembungkus atau kotak kardus. Kerucut yang sudah dikemas kemudian siap dikirim ke berbagai pusat distribusi di mana mereka akan didistribusikan ke pengecer atau langsung ke lokasi konstruksi, otoritas jalan, atau perusahaan manajemen acara.
Singkatnya,
Proses produksi kerucut lalu lintas melibatkan serangkaian langkah yang direncanakan dengan cermat untuk menciptakan alat manajemen lalu lintas yang tahan lama, sangat terlihat, dan efektif. Mulai dari pemilihan material hingga pencetakan, pemotongan, pemasangan pita reflektif, kontrol kualitas, dan pengemasan, setiap tahap sangat penting untuk memastikan produksi kerucut lalu lintas yang andal dan aman. Jadi, lain kali Anda melihat kerucut oranye terang di jalan, Anda akan memiliki gambaran yang lebih baik tentang upaya dan ketelitian yang dilakukan dalam pembuatannya.
Jika Anda tertarik dengan kerucut lalu lintas, silakan hubungi Qixiang.Dapatkan penawaran.
Waktu posting: 24 November 2023

