Lampu sinyal tenaga surya portabel adalah jenis lampu sinyal darurat tenaga surya yang dapat dipindahkan dan dinaikkan. Selain praktis dan mudah dipindahkan, lampu ini juga sangat ramah lingkungan. Lampu ini menggunakan dua metode pengisian daya, yaitu energi surya dan baterai. Lebih penting lagi, pengoperasiannya sederhana dan mudah. Lokasi pemasangan dapat dipilih sesuai kebutuhan dan durasinya dapat disesuaikan dengan arus lalu lintas. Lampu ini cocok untuk persimpangan jalan perkotaan, kendaraan komando darurat, dan pejalan kaki jika terjadi pemadaman listrik atau lampu penerangan konstruksi. Lampu sinyal dapat dinaikkan atau diturunkan sesuai dengan kondisi geografis dan iklim yang berbeda. Lampu sinyal dapat dipindahkan sesuka hati dan ditempatkan di berbagai persimpangan darurat.
Seiring dengan perkembangan lalu lintas jalan yang pesat, jumlah pekerjaan pemeliharaan jalan juga meningkat. Setiap kali ada proyek pemeliharaan jalan, personel kepolisian perlu ditambah. Karena personel kepolisian terbatas, seringkali tidak dapat memenuhi kebutuhan keselamatan lalu lintas jalan dalam proyek pemeliharaan jalan. Pertama, tidak ada jaminan keselamatan bagi personel konstruksi; Kedua, karena kurangnya rambu lalu lintas cerdas bergerak yang diperlukan, angka kecelakaan lalu lintas meningkat, terutama di jalan-jalan terpencil.
Lampu sinyal tenaga surya portabel dapat memecahkan masalah pengarahan lalu lintas dalam pekerjaan pemeliharaan jalan. Selama pemeliharaan ruas jalan yang dilalui banyak kendaraan, lampu sinyal tenaga surya portabel digunakan untuk menutup area pemeliharaan dan mengarahkan lalu lintas. Pertama, keselamatan personel konstruksi terjamin; kedua, kapasitas lalu lintas jalan meningkat dan kemacetan berkurang; ketiga, kecelakaan lalu lintas dapat dicegah secara efektif.
Keunggulan lampu sinyal tenaga surya portabel:
1. Konsumsi daya rendah: karena menggunakan LED sebagai sumber cahaya, LED memiliki keunggulan konsumsi daya rendah dan hemat energi dibandingkan dengan sumber cahaya tradisional (seperti lampu pijar dan lampu halogen tungsten).
2. Masa pakai lampu sinyal lalu lintas darurat sangat panjang: masa pakai LED mencapai 50.000 jam, 25 kali lipat dari lampu pijar, yang sangat mengurangi biaya perawatan lampu sinyal.
3. Warna positif dari sumber cahaya: sumber cahaya LED itu sendiri dapat memancarkan cahaya monokromatik yang dibutuhkan oleh sinyal, dan lensa tidak perlu menambahkan warna, sehingga tidak akan ada cacat yang disebabkan oleh pemudaran warna lensa.
4. Kecerahan yang kuat: untuk mendapatkan distribusi cahaya yang lebih baik, sumber cahaya tradisional (seperti lampu pijar dan lampu halogen) perlu dilengkapi dengan penutup reflektif, sedangkan lampu sinyal lalu lintas LED menggunakan cahaya langsung, yang tidak terjadi pada hal-hal di atas, sehingga kecerahan dan jangkauannya meningkat secara signifikan.
5. Pengoperasian sederhana: empat roda universal dipasang di bagian bawah mobil sinyal tenaga surya bergerak, salah satunya dapat didorong untuk bergerak; Pengontrol sinyal lalu lintas mengadopsi kontrol multi-saluran dan multi-periode, yang mudah dioperasikan.
Waktu posting: 09-Agustus-2022

